Education for freedom 1

Read, Write, and Do Something

Education for freedom 2

Read, Write, and Do Something

Education for freedom 3

Read, Write, and Do Something

Education for freedom 4

Read, Write, and Do Something.

Education for freedom 5

Read, Write, and Do Something

Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

09/10/17

Panduan Menulis Esai dengan Mudah

Menulis adalah cara untuk mengabadikan diri.
Menulis sebagai puncak kecemerlangan pikiran seseorang.
Menulis adalah aktivitas intelektual tertinggi.

Menulis sebagai upaya membangun peradaban.  Menulis terasa berat karena melibatkan hampir semua potensi manusia. Potensi pertama yaitu kemampuan melihat, mengamati, dan merasakan fakta-fakta empiris (Indera). Kedua, kamampuan menalar untuk menghubungkan sejumlah fakta-fakta dan ide-ide yang dimiliki penulis. Entah ide tersebut berasal dari hasil bacaan atau diskusi dengan orang lain. dan potensi terakhir adalah hati atau bisikan qalbu.

Penulis handal yang mampu mengalirkan tulisannya hingga menggerakkan para pembacanya adalah kombinasi dari ketiga potensi manusia tersebut.

Berikut adalah peta pikiran (mind map) apa dan bagaimana itu esai. Semoga peta pikiran berikut dapat memotivasi para pembaca untuk lebih giat menulis. Menulis sebagai salah satu tradisi Literasi. Karena Literasi adalah salah satu upaya melawan Hoax.


Inilah esai Mind Map.pdf

Mohon maaf ini bukan panduan teknis tahap demi tahap. Kemudahan menulis karena bahan bakarnya ada pada setiap individu yang mempunyai ketiga potensi di atas. Pada setiap esai selalu memuat pengantar, isi, dan kesimpulan. Keterampilan dan kepiawaian merangkai kata akan lahir dengan sendirinya seiring dengan makin banyaknya 'jam terbang'. Intinya menulislah.....

Chart di atas memang terkesan ribet, beberapa istilah diantaranya butuh penjelasan. Peta pikiran di atas adalah presentase di dua kelas di kampus UNM Makassar. Pertama di kelas Literasi BEM UNM, kedua di Kelompok Studi 'Praxis'. Dari hasil diskusi kedua kelompok ini, ada kesamaan pandangan diantara audiens. Mereka mengatakan lebih termotivasi dan lebih mudah memahami tentang esai dengan peta pikiran di atas.

Pada kedua forum diskusi di atas sebagai upaya berbagi cerita dan pengalaman tentang menulis. Salah satu trik sederhana adalah, IKATLAH IDE KAPAN DAN DIMANAPUN IA MUNCUL. Kadang-kadang saat 'EE' atau mengendarai kendaraan, tiba-tiba muncul ide, maka disarankan untuk segera mengikatnya dengan MENULISKANNYA. Karena ketika saat-saat itu dilewati atau menundanya, maka bisa dipastikan ide itu akan berlalu bak dan sekedar melintasi pikiran kita.

Sekali lagi mohon maaf, ini bukan panduan tahap demi tahap sebagaimana membuat mie instan, ini sekadar motivasi untuk diri sendiri, dan jika ada yang berkenan menginternalisasi ke dalam dirinya silakan. Keep It Simple and Sob (KISS).

Sumber bacaan: Inilah esai, Muhiddin M Dahlan. Radioboekoe

#Mind map  #Menulis Esai  #Esai

22/07/16

Sarjana Gelondongan


Pengumuman SBMPTN baru-baru ini, membawa dua cerita. Bahagia bagi yang lulus dan kecewa bagi yang tidak ada nomor testnya dalam pengumuman lulus. Dibahagian yang lain tentu ada prosesi 'sakral' bagi mahasiswa lama. Ingin sarjana. Proses menjadi sarjana adalah jalan terjal, licin dan penuh intrik. :)

Singkat cerita apa dan bagaimana pun prosesnya. KNOWLEDGE IS POWER harus jadi tumpuan utamà. Beberapa bulan lalu ramai tentang bersih-bersih DIKTI atas kampus-kampus yang penuh intrik, dan cara-cara culas dalam mengelola kampus. Hasilnya ratusan program studi, bahkan kampus DEXIT (DiktiExit) :)

Kita merindukan kampus-kampus yang tidak hanya melahirkan Sarjana Gelondongan, sarjana yang karbitan, sarjana roti kata Iwan Fals. Sarjana yang  tidak bisa bersaing dalam kontestasi MEA (yang lagi in :)) bahkan untuk survive dalam hutan rimba rayuan konsumerisme dan gaya hidup STEPA (Selera Tinggi Ekonomi Pacce/susah disangsikan. 

Lebih intim sebenarnya, saya merindukan sarjana yang menghargai hidup dan kehidupan. Menikmati perihnya belajar, disiplin, dan argumentasi yang nakal. Sarjana yang masa mahasiswanya menghargai proses dialektika kampus. Menjunjung tinggi semangat berpengetahuan, bahwa dalam proses berpengetahuan pasti ada berkah. Ini aksioma yang saya yakini. 

Kenapa aksioma, karena pesan utama dan paling utama Tuhan kepada Nabi Muhammad Saw, adalah BACALAH. Sebuah pesan revolusioner, dengan menggelutinya hidup manusia pasti mulia.
Sarjana dalam pandangan masyarakat kebanyakan, adalah entitas yang dianggap serba bisa dan peluang kemapanan. Sebuah beban yang begitu berat. Dekade akhir-akhir ini, amat mudah menjadi sarjana, bahkan master bla....bala.. pun begitu gampang. Bisa berbekal kedekatan dengan yayasan/kampus, atau pun cukup merogoh kantong lebih dalam, siap-siaplah jadi sarjana.
Saya kadang heran kenapa, kata2 sarjana begitu digandrungi. Bahkan dengan cara apapun, ada saja yang rela menempuh segala macam cara. Huuh. Sekian dulu curhatnya.....
We need a Human not Machine.

15/07/16

'Kegilaan' Fans Bola

Sepakbola benar-benar sudah menjadi ritual, bahkan menyerupai agama. Ada kiblatnya, ritualnya, penggemar fanatik, tempat ibadahnya sendiri dan seterusnya. Sepakbola bisa disorot dari berbagai sudut pandang, ada yang melihat dari sisi ekonomi, politik, manajemen, humor, dan lain-lain. Bisa juga sekedar sebagai alat satir dan lain-lain, namun yang pasti, ia adalah bisnis dalam bidang olahraga. Berikut hanyalah catatan sekilas, spontanitas, sesaat setelah menyaksikan PIALA EURO, lebih tepatnya kemenangan Jerman, dan memastikan diri lolos ke Semifinal. Kenapa Jerman, saya suka aja, no reason :P

Cerahkanlah pikiran dan matanya  bagi fans yang 'Summun' 'Bukmun' 'Umyun' (buta mata, telainga) terhadap pemain klubnya.  Tim bola itu kolektif,  ada supporter, pemain,  pelatih (fisik dan psikis),  tukang masak2, satpam,  sopir,  dll, istri dan anaknya,   bukan hanya seorang pemain  yang hanya main di Klub kesayanganmu.  Atau kekelahan tim yang kalian ngga suka,  entah karena musuh bebuyutannya di liga yang sama.  Tim Negara yang kalah disebabkan oleh pemain di klub liga yang kalian benci. Contoh,  kemenangan Jerman dinilai karena ada pemain madrid (Kross). Kekalahan Belgia misalnya,  kau salahkan karena ada Hazard yang main di Chelsea.  Sy pikir ini ketololan yang luar biasa,  yang bisa saja berdampak pada cara pandangmu terhadap apapun,  boleh jadi terhadap paham,  teori,  dll.   Ini adalah sejenis TERORISME fans bola.  Haha lebay...

Jujur,  paling jengkel sama penonton yang beginian,  cerewet,  sok ta,  dan apapun hasil pertandingannya selalu saja ada pembenaran atas kehebatan TIM yang didukungnya. Seperti mahasiswa yang tidak pernah kehabisan alasan,  meskipun dia tahu alasannya itu ngawur,  wur.  Sadar ko,  kau cuma penonton,  yang bersorak di depan layar kaca pula.  Kalian hanya bagian dari hiruk pikuk industri bola. Ingat itu,  industri bola.

Tapi,  sebagai industri,  untung rugi pasti pertimbangan yang utama. Meski demikian,  selaku pemain futsal yang tidak pernah ikut turnamen bergengsi kecuali porseni jurusan. Pernahlah,  mencatatkan nama sebagai top skorer 😀 "mode sombong". Nah,  sebagai penonton keterlibatan emosional perlu,  supaya sorak makin seru,  tapi ngga mesti buta mata,  hati dan pikiran keleesss. Apapun adalah pemain tim lo di liga yang selalu handal. Jangan lupa EVERYTHING IS CONNECTED,  ini bukan nokia tapi pesan utama AVATAR AANG. Yang gundul,  segundul harapan saya agar tim-tim yang yang megandal PARKING BUS digundul pula oleh tim yang bisa menghibur kami sebagai penonton. Attack, spartan, maskulin  meski harus sesekali feminim di lapangan.  Itu, coy.

Intinya,  santaimako deeh.  Kalah ya terima,  seperti kebesaran hati Buffon menyalami pemain-pemain Jerman. Dan selamat buat Tim yang senang dengan strategi "MENYERANG" karena MENYERANG ADALAH STRATEGI BERTAHAN YANG PALING BAGUS (Arsene Wenger). 

Selamat Buat all supporting TIM JERMAN,  boleh jadi juga kontribusi hitler di alam kubur,  atau Anda para penonton yang dalam hati kecilnya terbesit haralan semoga Jerman menang kodong.  Nah,  itu.  Selamat menikmati tontonan selanjutnya,  penonton yang baik adalah yang sorakannya besar,  meriah dan membuat iri penonton lain.  Yaa emosi massa yang liar,  binal,  dan kadang tak terkontrol.  Tapi pembaca yang budiman,  tetaplah terkontrol sejauh yang Anda bisa.

@alamyin. 27 Rumallang 2016. at BoGoR

26/09/15

Robot, Manusia dan Ekonomi Baru


Syamsu Alam

Source: vividscreen.
info/pic/chappie.jpg
Apa jadinya jika robot mampu mengkudeta peran manusia? Robot bisa saja merupakan The Future of Employment, atau wakil manusia dimuka bumi. Robot bisa saja menggantikan polisi yang tidak bisa memberi rasa aman di kota ini, dimana rasa takut kepada jambret dan begal menggantikan malam-malam kita yang asik ngerumpi di warung kopi.

RoboCop adalah salah satu robot superhero yang paling populer di hampir semua tingkatan usia. Robot polisi penumpas kejahatan dan penegak keadilan. Ada banyak film dengan genre teknologi AI (Artificial Intelegence) atau populer dengan istilah kecerdasan buatan yang beredar di pasaran. Dan boleh jadi adalah bidang yang sangat berkembang dengan pesat. Ada film yang mengeksplorasi bagaimana transformasi peran  antara manusia dengan robot, bahkan dalam film-film AI terbaru seperti Transendence (2014), Lucy (2014), Exmachine (2015), Chappie (2015) dan lain-lain lebih jauh melampaui versi-versi robot sebelumnya. Sang sutradara seolah-olah hendak menyampaikan pesan kegagalan manusia mengelola dan memakmurkan kehidupannya sendiri.

Pergantian peran antara robot dan manusia bukan sekedar pergantian tenaga kerja tetapi mereka bisa melakukan transeksual hingga perpindahan atau pertukaran alam sadar (alam rasional) atau kecerdasan. Apa yang terjadi jika suatu saat manusia bisa mencipta robot yang bisa belajar sendiri yang memungkinkan kecerdasannya melampaui penciptanya? Pertanyaan tersebut menyerupai pertanyaan para penggila pengetahuan yang mempertanyakan bisakah tuhan menciptakan batu, dan batu tersebut tidak bisa diangkatnya sendiri?  Bagaimana pula jika robot-robot tersebut bisa diinstall semacam stimulus emosi, simpati dan empati yang memungkinkan si robot lebih berempati dan mempunyai simpati dibanding penciptanya sendiri. Atau jangan-jangan ini adalah penanda terjadinya revolusi industri baru atau penanda bahwa siapapun yang menguasai kecerdasan mengolah besi maka dialah yang akan menguasai dunia, entahlah !

Dalam literature ekonomi kecerdasan adalah faktor produksi yang paling utama, tanpa mengabaikan peran penting faktor tanah, tenaga kerja dan modal. Kecerdasan rasional (alam sadar) adalah ukuran kemuliaan manusia modern. Rasionalitas adalah kunci model ekonomi lama, dimana pikiran rasionallah yang membimbing produsen, konsumen, rumah tangga, pemerintah untuk memenuhi self-interest mereka.

Self-interest bukanlah kosakata baru. Plato memposisikan Self-interest sebagai sesuatu yang negatif. Menurutnya self-interest merupakan biang kejahatan dan dosa. Baginya hanya akan mendorong individu berlaku tidak adil terhadap orang lain. Sementara Aristoteles memandang self-interest secara ambigu. Menurutnya, self-interest tidak selalu negatif, melainkan juga positif. Menurutnya self-interest pada dasarnya terbagi menjadi dua: bad self-interest dan good self-interest. Bagi Aristoteles good self-interest terjadi ketika individu mengutamakan pula kepentingan umum (common interest). Perdebatan tentang self-interest bukan hanya terjadi dikalangan filosof, bahkan ditingkatan praktis tidak kalah sengtinya.

Dinamika self-interest seolah betul- bentul menemukan kediriannya (the self). Ketika Bentham yang melihat self- interest sebagai perkara psikologis individual. Menurutnya meskipun selain self- interest terhubung dengan kepentingan masyarakat, namun self-interest dianggap lebih utama. Selanjutnya Nietzsche, yang melihat self interest sebagai afirmasi diri dari kehendak will to power. Begitu juga dengan Ayn Rand, yang melihat self-interest sebagai tindakan individu rasional yang penuh integritas. Di dalam ekonomi, pengertian self-interest sudah dianggap barang jadi yang stabil dan tidak bisa diganggu-gugat, pun kalau ada yang menyalahi prinsip dasar self-interest, bisa di atasi dengan berbagai asumsi. Di hal ini, self-interest diyakini sebagai satu-satunya dasar bagi rasionalitas tindakan manusia, maksimalisasi utility (kepuasan) oleh konsumen, dan maksimisasi profit bagi produsen. Menurut Hirschman, dalam ilmu ekonomi konsep self-interest begitu cepat berkembang sehingga menjadi suatu doktrin dan praktik dalam kehidupan sehari-hari. Pada titik inilah Armatya Sen memandang Ilmu ekonomi sangat egois.

Bagi Sen, sifat egois yang disandarkan pada mementingkan dan mengutamakan kepentingan diri semata tidak realistik, karena dalam banyak hal tindakan manusia tidak murni egois, melainkan kombinasi dengan utilitarian. Artinya pada derajat tertentu manusia akan selalu memikirkan kepentingan orang banyak. Namun utilitarianisme tidak juga membantu menutupi pekatnya egoisme. Sebab kepentingan semua orang pada dasarnya adalah penjumlahan dari kepentingan masing-masing (self-interest) atas nama keluarga, teman, kelompok, kelas sosial, dst. Hal ini berpotensi terjadinya diktator mayoritas, ketika individu-individu yang menguasai koin dan kekuasaan bahu-membahu membangun dinasti untuk memenuhi hasrat self-interest tanpa mempedulikan keseimbangan semesta.
Armatya Sen mengususlkan pentingnya persentuhan antara the self  dan others dengan menghadirkan simpati dan komitmen. Sen Mengilustrasikan begini, jika kita mengetahui orang lain disiksa, lalu kita ikut merasakan sakitnya siksaan itu, inilah yang disebut simpati. Jika penyiksaan terhadap orang lain, secara personal tidak memberikan dampak buruk bagi kita, namun kita sadari bahwa penyiksaan itu salah, lalu kita siap untuk menghentikan tindakan penyiksaan tersebut, maka ini yang disebut komitmen.

Dengan kata lain, simpati merupakan suatu upaya menempatkan perasaan dan perhatian (self) kita kepada situasi apa dan bagaimana yang dirasakan orang lain. Sedangkan komitmen adalah suatu kehendak yang muncul untuk melibatkan diri guna melakukan perubahan positif terhadap situasi orang lain. Dari perbedaan pengertian di atas, nampak bahwa simpati adalah suatu bentuk tindakan yang “minimalis”, pasif dan masih membawa nuansa egoistiknya. Sedangkan komitmen merupakan tindakan aktif, antisipatif dan ada keterlibatan aktif dengan yang lain.

Dalam imajinasi saya, jika simpati dan komitmen hadir dalam interaksi dalam kehidupan (sosioekonomi dan politik) maka mungkin kita tidak menemukan pasien yang mati di rumah sakit karena tidak ada biaya pengobatan. Penyerobotan lampu merah di ‘traffict light’, mark-up dan korupsi anggaran belanja publik, intimidasi mahasiswa yang kadang tidak rasional hanya karena protes soal keadaan yang dianggapnya timpang. Rasisme dalam berbagai bentuknya bisa di reduksi, kesalahan sosial yang dipicu oleh ketimpangan sosioekonomi bisa diminimalisir.

Chappie (plesetan Happy) robot ciptaan Deon (Pemain Slumdog Milionaire), boleh jadi menjadi representasi imajinasi saya. Chappie adalah robot cerdas yang memiliki alam sadar, kecerdasannya bisa melampaui kecerdasan manusia jika dilatih dengan baik dan benar. Chappie bisa menjadi budak self-interest para gangster, atau menjadi hero bagi warga yang tertindas.

Robot boleh jadi adalah representasi manusia super yang bisa menggantikan peran manusia dalam banyak hal. Pilihannya adalah apakah robot akan menjadi komplemen (pelengkap) kehidupan manusia atau ia akan mensubtitusi manusia. Jika robot adalah komplemen untuk kehidupan manusia berarti kontrol masih ditangan manusia, namun jika sebaliknya yang terjadi maka sangat mungkin perang dimasa depan adalah perang antara robot versus manusia. Atau mungkin saja telah terjadi robotisasi (dalam arti mekanisasi) massif disebabkan karena tiadanya pilihan lain selain menjadi budak koin dan kekuasaan. Alternatif lainnya robot bisa mensubtitusi peran manusia dengan asumsi bahwa robot sebagai karya kecerdasan buatan mampu melampaui kecerdasan penciptanya, dan mempunyai simpati dan komitmen untuk melindungan yang lemah, mendistribusikan kekayaan, maka mungkin ekonomi baru dan kehidupan baru benar-benar akan lahir, entahlah Chappie !

@alamyin. 
(Edisi lengkap tulisan dimuat di projek ebook "cyber dan tradisi literasi" :)
Readmore: Armatya Zen: Economic Development. Filsafat Moral Adam Smith (LIPI)  Movie: Chappie (2015), Transendence (2014), Lucy (2014), Exmachine (2015),

17/10/12

Sekilas Jejak Boot-Camp Training Program Ethics for Entrepreneur

Boot-Camp Training Program Ethics for Entrepreneur Bank Mandiri & Rumah Perubahan Apa yang kita lakukan semata-mata untuk diri sendiri, akan mati bersama kita. PerUBAHan yang kita lakukan dan bermanfaat bagi orang lain, akan kekal abadi… (Dikutip dari Header Web Rumah Perubahan_ Renald Kasali Training Center)
From Alamyin
Sekilas Jejak Boot-Camp Training Program Ethics for Entrepreneur. Awalnya tidak percaya kalau Rumah Perubahan yang didirikan oleh Pak Rhenald Kasali mengundang saya dan 47 anak muda se-Indonesia (walau sudah ada juga yang om-om, peace om) dari Aceh, Sumatra, Bandung, Jogja, Makassar, Purwakarta, Kalimantan, Surabaya, Papua, Bogor, Palembang, Jakarta dan lain-lain untuk menghadiri Boot-Camp selama 4 hari 23-27 September 2012, Para peserta adalah Finalis wilayah dan Nasional Wirausa Muda mandiri (WMM). Pertama kali di telpon saya acuh saja, namun begitu cek email ternyata benar. Pesannya Official dari Rumah Perubahan kerjasama dengan Bank Mandiri. Besoknya di hubungi lagi oleh Neng Terecia untuk konfirmasi kepastian kehadiran dan akhirnya saya menyatakan kesedian dan kesiapan menghadiri kegiatan tersebut. Namun sebelumnya saya pun mencari informasi tentang Rumah Perubahan, search sana-sini, bertanya pada om Goggle dan denah lokasinya. Sehari sebelumnya saya berangkat sekalian singgah menyapa teman di PB HMI-MPO di Jaksel. Sdr.Akbar salah seorang pejabat teras organisasi kemahasiswaan tertua dan terbesar di Indonesaia yang pertama kali saya temui. Dia pun yang membantu menunjukkan arah transportasi menuju kantor Rumah Perubahan. Esok hari, tepat jam 15.00 berangkat menuju Rumah Perubahan (RP), Alamatnya (RP) yang sedikit sulit ditemukan sebagaimana yang dialami juga oleh beberapa teman yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Rumah Perubahan. Tiba di (RP) disambut dengan senyum sumringah oleh pengelolah tempat tersebut. Asri, tenang dan menyejukkan adalah kesan pertama ketika memasuki halaman tempat tersebut. Malam Pertama di Rumah Perubahan, peserta yang datang dari hampir seluruh penjuru tanah air masih terkesan “dingin” mungkin pada Jaim kale…. Konsep Rumah Perubahan yang dikhususkan untuk Training for Entrepreneurship tidak seperti pusat training pada umumnya. Konsep yang sederhana nan elegan serta perpaduan penginapan ala Jepang (tatami) yang memungkinkan peserta saling kenal dan berinteraksi tanpa harus takut kehilangan barang-barang berharga. TRUST, saling percaya adalah nilai yang pertama kali terekam dalam benakku.
From Alamyin
Hari pertama, Perkenalan oleh Bung Wisnu, Fasilitator kami yang harus jadi korban kejahilan peserta Batch 4&5, jangan ada dendam walau dua kali harus di “celup” ke sungai :). Pukul 13.17 usai break, Pak Rhenald member sambutan selamat datang dan pengantar tentang Ethics for Entrepreneur. Banyak hal yang disampaikan oleh beliau diantaranya yang sempat terekam adalah Wirausaha itu komersial, karena komersial maka ada transaksi, dalam transaksi ada interaksi, pengusaha yang baik harus tetap memperhatikan etik dalam interaksi. Tidak ada bisnis yang tujuannya kaya. Dalam bisnis yang penting adalah kerja keras bukan kerja cerdas yang biasanya berujung instan. Beliau juga menekankan bahwa, kalau mau beretika, Anda harus tetap kritis. Dalam benakku sepakat dengan ungkapan yang terakhir, karena hanya dengan kritis, inovasi dapat terwujud. Hari pertama di Rumah Perubahan adalah hari yang sangat berkesan. Pendopo yang sederhana yang dibawahnya ada kolam ikan, Suasana hijau nan asri seolah jauh dari hingar bingar perkotaan. Di Hari yang sama, dari Pihak Bank Mandiri, Ibu Diah Martha yang memberi sambutan, motivasi dan share seputar nilai TRUST seperti yang diyakini Mandiri. Hari kedua di Rumah Pengetahuan. Masuk pendopo lebih awal dari hari pertama. Jam 05.00 wib. diruangan kami diposisikan duduk bersila tapi bukan untuk makan. Didepan setiap peserta telah disediakan kertas dan pengalas, lilin dan oles anti nyamuk. Instruktur pagi ini adalah Mba’ Ira. Perempuan yang kelihatannya menyukai yoga, terpancar dari wajahnya yang ayu nan menawan. Sebelum berangkat ke Green Area, Kami dibimbing oleh instruktur menarik nafas secara perlahan.. hitungan1-10 tariik nafas. 1-8 tahan nafas dan 1-10 hembuskan nafas secara perlahan. demikian seterusnya hingga beberapa menit. Walaupun hanya bernafas terasa melelahkan bagi yang tidak biasa melakukan yoga, seperti saya :-) konsentrasi mengikuti instruktur yoga dan rangkaian kata yang dituturkan oleh Mba Ira, yang mengalir dari bibirnya yang mungil, yang tergambar dari suaranya yang merdu, tertata dan menyejukkan. saya dan kawan2 peserta yang lain tetap hening dan hokmat mengikuti yoga yang betlangsung sekitar 10-20 menit. untaian kata yang diinjeksikan ketelainga kami dalam keadaan semedi, begitu menyentuh. ajakan mengenali diri, merefleksi kehidupan diri dan kualitas diri. merenungi hal-hal yang pernah dilakukan. suasana hening di pagi hari dimana matahati belum menampakkan wajahnya. walau yoga sedikit terganggu dengan kehadiran teman2 yang terlambat, atas keterlambatan mereka dan berdasarkan kesepakatan bersama, mereka harus membayar denda Rp.50 perorang. Yoga selesai dan mba Irha mengarahkan kami ke green area. dengan mengikuti obor yang telah disiapkan panitia sepanjang jalan menuju green area. Di green area di atas rumput yang hijau dikelilingi taman tanaman sayur, kali dan kolam ikan. suasana hening pagi jauh dari kebisingan kota Jakarta. Tempat yang didesain layaknya kehidupan yang akrab dengan alam dan alami. Di atas tikar di lapangan kami menulis segala imajinasi tentang diri kami. Saya hanya membuat gambar tentang diri yang tumbuh dan berbagi dengan yang lain. Imajinasi saya tentang Lilin, kertas putih dan lilin. Kemudian mengintrodusir kedalam diri. Acara pagi dilanjutkan dengan Aerobik. Instruktur cewek lagi. pagi yang benar-benar indah. diawali dengan hening ala Yoga dipandu mba Ria. dan aerobik dipandu oleh Neng Lulu. semangatnya luar biasa, enerjik. … Goyangannya Neng, Mbak, Kang, Daeng, Mas, Bung, Bro, Bang….. acar pagi selesai, saatnya mandi dan bergegas ke Pendopo.
From Alamyin
Hari ketiga, Para peserta makin akrab. Jaim-jaiman pada hari pertama berangsur luluh dibawa oleh angin sejuk Rumah Perubahan. Bung Bolang yang mengajarkan mantra pemanggil hujan, namun tak hujan-hujan…. :-). Game-game kecil sebelum Out Bound dimulai. Out Bound seru-seruan dari mengumpulkan telur, duren, mangga, buah kelapa, panjat pohon hingga mencuri koleksi kelompok lain jika mereka lalai menjaga barangnya. Saya di kelompok 4, tepatnya dengan brand “Kelompok WOW”. Tiga kelompok lainnya juga punya yel-yel yang unik . walau berbeda para peserta tetap semangat berburu dan mengumpulkan poin. Setelah penghitungan hasil koleksi telur, duren, mangga dan kelapa di hitung, muncullah juara yang memperoleh poin terbanyak. Sambil mencicipi hasil buruan para peserta berbagi cerita tentang game yang diberikan Bolang (bukan si Bolang, katanya). Sesi selanjutnya adalah Gladiator. 5 orang dari setiap kelompok harus bertarung di Kolam Gladiator untuk menangkap ikan lele dengan mata tertutup. Disinilah seru-seruan berlanjut….Semangat, keakraban, persaudaraan, solidaritas, dan nilai pembelajaran mengalahkan lumpur di kolam gladiator. Di sesi inilah Bang Wisnu (fasilitator) harus rela basah-basahan dengan kami. Untuk kali pertama, fasilitator dikerjai oleh peserta. :-) Selama Boot-Camp, kami memperoleh pengetahuan yang melimpah dari berbagai Praktisi bisnis dan akademisi diantaranya Pak Sudamek (Garuda Food), Bu Noni Purnomo (Bluebird), Pak Masril Koto (Bank Petani), … (Depo Bangunan), Tjahjadi Lukiman (Adira Motor atau Dokter Perusahaan :) thanks bukunya Pak), Donny Gahral Adian (Dosen Filsafat UI), Tonny Warsono (Wijaya Karya), Teddy Rahmat (Hanjuang), Hasnul Suhaimi (XL).,. Berbagai trik, metode dan pengalaman di share oleh orang-orang hebat di atas. Sekali lagi, kerja keras, Trust dan nilai integritas lainnya. Singkat cerita, sampailah pada malam terakhir. Setelah mengikuti sesi sharing di Cracker Room dengan CEO salah satu operator di Indonesia dalam mengembangkan market sharenya. Acara di lanjut di Pendopo, peserta kelihatan semangat dan fresh, walau sudah menjelang pukul 22.00 WIB, soalnya yang ditemani berbagi cerita adalah empunya Pendopo (Pak Rhenald). Sesi ini semacam sesi “refleksi diri” atau sejenis coaching. Dimana setiap peserta harus menulis 2 nama teman yang dianggap perlu ‘memperbaiki diri” atau “merefleksi diri”. Namun sebelumnya pak Rhenald share tentang cerita persepsi Gorilla yang hidup pada temperature dan cahaya ekstrim. Etik menurutnya bukan hanya value tetapi juga strategi, dengan kata lain nilai yang baik harus di dukung dengan proses yang baik pula agar mencapai hasil yang baik. Setelah semua peserta selesai menuliskan 2 nama peserta lain, di rating dan memperoleh point terbanyak akan di beri kehormatan untuk duduk di depan kami. Sedangkan peserta yang lain harus memberi komentar tentang pribadi peserta yang memperoleh scoring tinggi. Tiga diantara yang memperoleh point banyak sebut saja X, Y, dan Z. Ada 2 syarat yang tidak boleh dilanggar oleh yang ditunjuk member komentar. Pertama, tidak boleh memuji atau menyebut kebaikan. Kedua, Tidak boleh mengatakan “saya tidak mengenalnya”. Jika melanggar maka akan di cebur ke kolam, hahahaha…. Serantak ketawa para peserta. Walau jam di Pendopo menujukkan pukul 00.15, peserta masih semangat dan enjoy mengikuti sesi malam terakhir ini. Point penting dari ‘refleksi diri”, Alhamdulillah tidak ada yang tersinggung, suasana cair , sedikit ada haru biru dan sesekali guyon menghiasi malam-malam terakhir kami di Rumah Perubahan.
From Alamyin
Mengakhiri Review singkat ini, saya kutip penggalan tulisan yang pernah saya tulis Enterpreurship VS EnterpreneurShit. Sungguh, kita merindukan enterpreneur yang benar-benar “Siiip” “Jempolan” “mantap” yang tidak hanya berbisnis untuk memenuhi hasrat keserakahannya semata. Namun dia juga peduli pada keberlanjutan sistem sosial yang lebih baik, ekosistem alam tetap terjaga, dan yang paling penting tidak menghancurkan kearifan dan nilai-nilai budaya kita yang luhur. Budaya yang menganggap bahwa Anda adalah diri saya yang lain. Terima kasih Bank Mandiri, Rumah Perubahan, Teman-teman Boot-camp Batch 4&5, dan siapapun yang terkait demi suksesnya kegiatan ini. Lets Change ! Review kegiatan ini bukan official penyelenggara, tetapi murni persepi dan pendapat pribadi Reviewer yang juga adalah salah satu peserta dalam kegiatan tersebut. wassalam. WAB. alamyin. di Publish pertama kali di kompasiana.com oleh Alamyin #http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/10/17/sekilas-jejak-boot-camp-training-program-ethics-for-entrepreneur/501725/

24/04/12

HIDUP SEHAT ala VEGETARIAN

HIDUP SEHAT ala VEGETARIAN. Postingan sebelumnya yang mengulas tentang gaya hidup (lifestyle) kaum Freegan, yang unik dan tidak biasa. Beberapa komunitas lainnya hidup dengan mengkonsumsi makanan dari sumber-sumber nabati, yang lebih dikenal dengan vegetarian.
Seperti biasa di Rumah Belajar SEM dipinggiran kota Makassar, tempat belajar bersama dan berbagi, bukan hanya Bahasa Inggris dan komputer sebagia tujuan utama, tetapi juga mencoba membangun gaya berpikir dan gaya hidup yang “lebih hidup” “sederhana” dan tentunya insyaallah “menyehatkan”.
Setidaknya dalam dua hari per minggu, kami meramu dan mengolah bahan makanan nabati sebagai konsumsi. Hari tanpa mengkonsumsi makanan “hewani”. Sayuran yang dibeli dari pagandeng (penjual keliling) sayur yang suaranya begitu menggoda dan bersemangat setiap pagi lewat di depan rumah kontrakan kami. Nah, hari ini kami memilih menu seperti gambar berikut. Bayam, wortel dan kacang panjang yang mudah diperoleh di pasar-pasar tradisional di sekitar hunian kami.

Berikut kami review kembali, beberapa manfaat mongkonsumsi makanan yang bersumber dari “nabati” khsusunya bayam, kacang panjang, dan worte.
 
Bayam
Bayam merupakan tanaman annual (semusim) yang berasal dari Amerika Tropis. Dalam perkembangannya di Amerika Latin, bayam dipromosikan sebagai tanaman pangan sumber protein, terutama bagi negara-negara berkembang. Sedangkan bayam sebagai sayuran hanya umum dikenal di Asia Timur dan Asia Tenggara, sehingga disebut dalam bahasa Inggris sebagai Chinese Amaranth.
Batang bayam berbentuk tegak dengan beberapa cabang lateral berbentuk semak. Tingginya bisa mencapai 150 cm. Batangnya sendiri berair dan kurang berkkayu serta berwarna hijau atau kemerahan. Daunnya bertangkai berbentuk bulat telur, lemas, berwarna hijau, merah, atau hijau keputihan. Tulang daunnya jelas, berwarna hijau atau kemerahan. Bunganya berbentuk bulir dan bijinya berwarna hitam, kecil, dan keras.
Bayam diketahui banyak mengandung protein, lemak, karbohidrat, zat zat besi, kalium, kalsium, amarantin, rutin, purin, klorofil, fithohormon, serta vitamin A, B, dan C. Dengan kandungannya tersebut, Bayam berkhasiat untuk membantu meningkatkan kerja ginjal dan melancarkan pencernaan, mengatasi tekanan darah rendah, anemia, memperkuat akar rambut, membersihkan darah sehabis melahirkan, dan mencegah pengeroposan tulang.

Kacang panjang

Kacang panjang merupakan tumbuhan yang dijadikan sayur atau lalapan. Ia tumbuh dengan cara memanjat atau melilit. Bagian yang dijadikan sayur atau lalapan adalah buah pokok tersebut.Ia mudah didapati di kawasan panas di Asia.

Kacang panjang sering kali muncul dalam menu masakan kita sehari-hari. Selain mudah didapat, kacang panjang juga dapat diolah menjadi beraneka macam masakan. Selain mudah dimasak, bisa ditumis atau dijadikan bagian dari masakan lain. Kacang panjang juga mempunyai berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh.

Kacang panjang atau vigna sinensis, mudah ditemukan di ladang, di kebun, pekarangan rumah, di sawah atau sebagai selingan tanaman palawija lainnya. Perawatan yang gampang, menjadikan tumbuhan yang satu ini mudah ditanam. Pada kacang panjang yang masih muda bila dimakan terasa renyah dan enak dilalap mentah.

Disamping enak untuk dihidangkan sayur kacang panjang mengandung serat yang tinggi. Karena itu, baik dikonsumsi oleh penderita diabet. Manfaat lainnya adalah melancarkan buang air besar dan menurunkan kadar kolesterol. Dalam 100 gram kacang panjang terkandung kalsium 34 mg, fosfor 34 mg, zat besi 0,8 mg, karotenoid 422 mg, dan vitamun C21 mg.
Manfaatnya : mengandung betakaroten, klorofil, vitamin B1 dan B2, serat serta pektin. Sayuran ini berguna untuk mengendalikan kadar gula darah, mengatasi hipertensi, memperkecil resiko stroke dan serangan jantung, meningkatkan fungsi organ pencernaan, menurunkan risiko kanker dan membantu mengatasi sembelit. Juga memiliki sifat diuretic (peluruh kencing) tingkat sedang.

Di beberapa negara, kacang panjang digunakan untuk mengobati rematik, arthritis, dan gangguan saluran kemih. Sayuran ini berkhasiat untuk menjaga kulit dari gangguan jerawat, membantu pemulihan luka bakar, peluruh air seni, mengatasi diare, eksim, gangguan ginjal, gatal-gatal, dll.
Kandungan Gizi : Vitamin A, B1, B2 dan C, protein, tiamin, riboflavin, fosfor, zat besi, potassium folat, magnesium, mangan, kalori, sodium, karbohidrat, kalsium.

Sementara yang takut kanker payudara dan leukimia, ia ternyata menyimpan zat antikanker. Selain itu, ia juga antioksidan, antivirus, antibakteri, gangguan saluran kencing, dan meningkatkan fungsi limpa. Tentunya yang lebih penting lagi, dapat meningkatkan fungsi sel darah merah, menyembuhkan beri-beri, demam berdarah, mengatasi sakit pinggang, dan kurang darah.

Tidak hanya buah, yang bisa memberikan manfaat. Daun kacang panjang, ternyata juga memberikan banyak khasiat. Di mana untuk meluruhkan air seni, bisa diambil 50 gram daun segar kacang panjang. Bahan-bahan itu kemudian dicuci bersih. Kemudian direbus dengan dua gelas air sekitar 30 menit. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum dua kali sehari, pada pagi dan sore hari.

Menurut penelitian lainnya, kacang panjang juga oke untuk menghancurkan batu ginjal. Selain itu, juga bisa mencegah kelainan `antibodi, meningkatkan fungsi limpa, meningkatkan penyatuan DNA dan RNA, meningkatkan fungsi sel darah merah, beri-beri, demam berdarah, kurang darah, sakit pinggang, rematik, pembengkakan, meningkatkan nafsu makan, dan sukar buang air besar.

Jenis "nabati" ketiga yang sering dijadikan konsumsi hidup sehat ala vegetarian, adalah

Wortel

Wortel (Daucus carota), merupakan tumbuhan jenis sayuran umbi yang biasanya berwarna jingga atau putih dengan tekstur serupa kayu. Bagian yang dapat dimakan dari wortel adalah bagian umbi atau akarnya. Wortel adalah tumbuhan biennial (siklus hidup 12 – 24 bulan) yang menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar untuk tumbuhan tersebut berbunga pada tahun kedua. Batang bunga tumbuh setinggi sekitar 1 m, dengan bunga berwarna putih
Wortel adalah tumbuhan sayur yang dapat ditanam sepanjang tahun. Terutama didaerah pegunungan yang memiliki suhu udara dingin dan lembab. Tumbuhan wortel membutuhkan sinar matahari dan dapat tumbuh pada semua musim. Wortel mempunyai batang daun basah yang berupa sekumpulan pelepah (tangkai daun) yang muncul dari pangkal buah bagian atas (umbi akar), mirip daun seledri.
Bagian yang dapat dimakan dari wortel adalah bagian umbi atau akarnya. Wortel adalah tumbuhan biennial dengan siklus hidup 12 – 24 bulan yang mampu menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar untuk tumbuhan tersebut berbunga pada tahun kedua. Batang bunga tumbuh setinggi sekitar 1m, dengan bunga berwarna putih.
Wortel mengandung vitamin A yang tinggi. Vitamin A dan Beta karoten kadang – kadang diresepkan untuk hal yang sama, karena beta karoten didalam tubuh dikonversi menjadi vitamin A. Beta karoten sendiri termasuk dalam golongan karotenoida dan telah diidentifikasi terdapat lebih dari 600 jenis karoten yang berbeda. Antara lain yang cukup dikenal didunia kesehatan adalah karoten, lutein, dan lycopen.Beta karoten merupakan bagian penting dari karoten. Jika tubuh diberi asupan beta karoten maka tubuh akan membentuk vitamin A sesuai yang diperlukan tubuh sehingga menyantap wortel menjadikan cara yang aman untuk memperoleh vitamin A.
Dibandingkan dengan sayuran lain, wortel paling banyak mengandung beta karoten, rata – rata 12.000 IU ; para ahli menganjurkan 15.000 – 25.000 IU perhari. Ini terkait kandungan tinggi beta karoten yang mampu mencegah penyakit kanker, karena sifat antioksidanya yang melawan kerja destruktif sel – sel kanker. Disamping itu beta karoten membantu sistem kekebalan tubuh yang menghasilkan “killer cell” alami. Karoten juga baik untuk kesehatan mata. Membantu mencegah terjadinya rabun senja dan memperbaiki penglihatan yang lemah. Kekurangan vitamin A atau yang dikenal dalam istilah kedokteran sebagai vitaminosis A, dapat menyebabkan buta ayam atau rabun senja.
Didalam wortel juga terkandung pectin yang baik untuk menurunkan kolesterol darah. Serat yang tinggi juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya konstipasi. Dengan adanya kandungan kalium dalam wortel, dapat membantu menetralkan asam dalam darah dan vitamin A membantu hati menghilangkan toksin didalam tubuh.
Wortel mentah atau dimasak merupakan sumber kalium dan vitamin C. Mendapatkan dan mengonsumsi wortel sangatlah mudah, dapat dicampur dalam berbagai variasi makanan, minuman jus ataupun suplemen.
Berikut Beberapa Manfaat Wortel Bagi Kesehatan
  • Mencegah penyakit jantung: Dalam sebuah studi yang dimaksudkan untuk mengungkapkan nilai terapeutik peneliti wortel di Wolfson gastrointestinal Laboratorium di Edinburgh, Skotlandia mengungkapkan bahwa mengurangi kadar kolesterol sebesar 11 persen jika tujuh ons wortel mentah setiap hari diambil selama berminggu-minggu Engkau. Kolesterol tinggi merupakan faktor utama untuk penyakit jantung. Karena konsumsi secara teratur wortel mengurangi tingkat kolesterol itu baik untuk mencegah masalah jantung yang terkait. Sekelompok ilmuwan Swedia menemukan bahwa sayuran akar dapat mengurangi kemungkinan terkena serangan jantung. Sebuah studi yang dilakukan di Mario Negri Institut Penelitian Farmakologi di Italia menemukan bahwa mereka yang makan lebih banyak wortel memiliki sepertiga risiko serangan jantung dibandingkan dengan mereka yang makan wortel lebih sedikit.
  • Mencegah kanker : beta-karoten konsumsi telah dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa kanker, terutama kanker paru-paru. Peneliti Inggris menemukan bahwa peningkatan konsumsi beta-karoten 1,7-2,7 miligram sehari resiko kanker paru-paru berkurang lebih dari 40 persen. Wortel rata-rata mengandung sekitar tiga miligram Beta-karoten. Dalam sebuah studi, peneliti menemukan bahwa makan wortel kaya serat mengurangi risiko kanker usus besar sebanyak 24 persen. Studi lain menunjukkan bahwa perempuan yang makan wortel mentah 5-8 kali lebih mungkin mengembangkan kanker payudara daripada wanita yang tidak makan wortel.
  • Degenerasi makula: Ini adalah penyakit mata umum lansia. Ini merusak makula. Penelitian menemukan bahwa orang yang makan paling Beta-karoten memiliki risiko empat puluh persen lebih rendah dari degenerasi makula dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi sedikit.
  • Meningkatkan penglihatan: Defisiensi vitamin A dapat menyebabkan beberapa kesulitan melihat dalam cahaya redup. Karena wortel kaya akan vitamin A itu baik untuk meningkatkan penglihatan.
  • Stroke: Sebuah wortel sehari dapat mengurangi risiko stroke hingga 68 persen. Banyak penelitian yang memperkuat “efek wortel” pada otak. Studi dilakukan pada pasien stroke menunjukkan bahwa wortel dengan tingkat tertinggi Beta karoten memiliki tingkat kelangsungan hidup terbaik.
  • Diabetes: Wortel yang baik untuk regulasi gula darah karena adanya karotenoid dalam wortel. Karotenoid terbalik mempengaruhi resistensi insulin dan gula darah sehingga lebih rendah.
  • Wortel memiliki kualitas antiseptik dan karena itu, dapat digunakan sebagai pencahar, vermicide dan sebagai obat untuk kondisi hati. Minyak wortel baik untuk kulit kering. Dengan memakan wortel Itu membuat kulit lebih lembut, halus dan kencang. Jus wortel juga meningkatkan kesehatan perut dan pencernaan.
Tentu, masih banyak jenis "nabati" yang lain yang kerap dijadikan konsumsi oleh kaum vegan. sederhana, elegan dan menyehatkan.


Sumber inspirasi :
Imajinasi alamyin dan lacapila
Rumah Belajar SEM Makassar.
http://www.g-excess.com/3964/manfaat-dan-khasiat-buah-wortel-pada-tubuh-manusia/

14/04/12

Mengintip Kehidupan kaum Freegans

Arti Hidup ala Freegans. Hidup yang tak pernah direfleksikan, tidak pantas untuk dihidupi” (Sokrates. 
Kesempatan kali ini Alamyin akan berbagi cerita, sekaligus belajar dari pengalaman para kaum Freegans memaknai dan menjalani hidup. Sebuah hidup yang tidak biasa bagi kebanyakan orang, khususnya manusia yang mengaku modern dan atau pun hidup di era postmodern :)
Salah satu aktifitas kaum Freegans
 Di postingan sebelumnya tentang "Living Without Money" atau "disini", esay singkat tersebut merupakan salah satu dasar komunitas Freegans, memilih jalan hidup yang secara tegas berseberangan dengan gaya hidup dominan, berseberangan dengan mainstream sistem ekonomi. Secara sederhana Freegans didefinisikan sebagai berikut:
    Freeganism is an anti-consumerism lifestyle whereby people employ alternative living strategies based on "limited participation in the conventional economy and minimal consumption of resources. Freegans embrace community, generosity, social concern, freedom, cooperation, and sharing in opposition to a society based on materialism, moral apathy, competition, conformity, and greed,The lifestyle involves salvaging discarded, unspoiled food from supermarket dumpsters that have passed, or in some cases haven't even passed, their sell by date, but are still edible and nutritious. They salvage the food not because they are poor or homeless, but as a political statement. (Freegan.info).
Kaum freegan adalah mereka yang prihatin dengan kenyataan bahwa telah terjadi pemborosan yang dahsyat demi sebuah gaya hidup.  hidup sebagai Freeganis adalah sebuah pilihan bukan suatu keterpaksaan.
        Salah satu simpatisan adalah Madeline. Ia adalah  eksekutif di New York City dengan penghasilan jutaan dollar. Keputusannya untuk menjadi freegan mengejutkan. Kenapa ada orang kaya raya memilih hidup sederhana dan bahkan dinilai kekurangan. Salah satu cara hidup kaum Freegan adalah gemar mengais dan memanfaatkan makanan/barang yang telah dibuang (di tempat sampah), namun menurut kaum Freegan masih layak dimakan/ dimanfaatkan. Keputusan Madeline tentu bukanlah tanpa dasar. Dimulai dari kerisauannya tentang betapa besar pengeluarannya untuk makan dan pakaian yang ia kenakan hanya sekedar mengejar trend. Ia lantas bertanya pada diri sendiri, apakah aku memang benar-benar membutuhkan barang ini atau barang itu? makanan atau baju dengan harga mahal? Madeline juga membayangkan, ketika sebagian warga dunia dilanda kelaparan dan kekurangan pangan, para warga di negara-negara makmur dan berkembang justru membuang-buang makanan yang semestinya akan dijual di supermarket hanya karena sedikit penyok, atau sedikit tergores. alasan-alasan dan perenungan   Madeline akhirnya mencerahkannya dan bergabung dengan komunitas freegan.
       Dalam pandangan kaum Freegan,  kesadaran pentingnya penghematan energi. Bisa jadi mungkin juga demi berbela rasa dengan mereka yang miskin dan berkekurangan. Mereka rela mengais sampah di malam hari dan mencari makanan kemasan maupun kalengan, bahkan sayuran dan buah-buahan yang masih segar untuk dikonsumsi. Bukan karena mereka pelit atau terlalu irit, tapi karena mereka menyayangkan mengapa makanan yang masih bisa dikonsumsi, belum kadaluarsa, harus berakhir di tong sampah. Mereka juga memilih untuk hidup "secukupnya" atau 'seadanya". Meski penghasilan mereka memungkinkan untuk tinggal di apartemen mewah, belanja makanan mahal, baju dan perlengkapan busana yang highclass, tapi mereka memilih untuk tidak melakukannya. 
    Bagi kaum Freegans hidup bahagia dapat diraih tanpa harus membuang-buang sumber daya alam (resources), sumber daya manusia (jam kerja yang lama) dan sejumlah penghematan lainnya, andaikan yang berlebihan bahan makanan dan pakaian dapat memberikan kepada yang kekurangan. Dalam istilah ekonomi mainstream distribusi mestinya dikedepankan, daripada akumulasi.
Freegans believe that housing is a RIGHT, not a privilege. Just as freegans consider it an atrocity for people to starve while food is thrown away, we are also outraged that people literally freeze to death on the streets while landlords, banks and cities keep buildings boarded up and vacant.
      Bagi Epicurus, kenikmatan tertinggi yang seharusnya dikejar manusia karena mendatangkan kebahagiaan adalah kehidupan dalam ketenangan (tranquility) dan bebas dari rasa takut atau khawatir (freedom from fear). Dengan kata lain, kenikmatan mengejar kenikmatan memang bagian dari hidup manusia, tetapi kenikmatan yang pemuasannya mendatangkan rasa khawatir justru membelenggu.
    Jalan hidup kaum Freegans ada kesamaan dengan Asketisme dalam pandangan Epicurus. Ia mengajarkan pentingnya asketisme. Asketisme sendiri berasal dari kata bahasa Yunani áskēsis yang artinya “latihan” atau “laku tapa”. Kata ini digunakan untuk menggambarkan bagaimana individu melatih dan mengendalikan dirinya untuk membebaskan dirinya dari berbagai kenikmatan.
Sungguh sebuah jalan hidup yang sederhana dan radikal. Semoga Alamyin bisa Belajar dan terinspirasi. WAB !